Cekidot 1. Tentukan program studi pilihan. Sebelum kamu memutuskan untuk mengambil program double degree ketika kuliah nanti, pastinya kamu wajib banget menentukan program studi yang paling sesuai denganmu. Kesempatan menempuh pendidikan di dua kampus dan dua negara sekaligus bukan sesuatu yang main-main, lho. Halo Nama saya Zakie, salah satu mahasiswa Double Degree dari UII jurusan Akuntansi di Nanjing Xiaozhuang University. Saya sangat beruntung bisa kuliah di sini. Kualitas akademik sangat baik, mendorong kita untuk aktif dan belajar lebih mandiri dalam memahami materi. Hubungan dosen dan murid hampir tidak ada batasan. Secaranggak langsung, pasti kamu terpikir hal ini. Mari kita cari kebenerannya pada subjek yang mengalaminya langsung, yaitu penulis. Menurut pengalaman penulis, Double Degree itu penuh dengan suka duka. Jika ada yang alih-alih mengatakan Double Degree nggak berat kok dalam rangka membujuk kamu, jangan percaya sepenuhnya. UniversitasLuar Negeri untuk Kuliah Double Degree. Double Degree dapat menjadi keuntungan nyata bagi siswa yang ingin mengejar gelar yang membutuhkan pengalaman internasional. Gelar-gelar yang dimaksud adalah bisnis, ilmu politik ekonomi, keuangan atau sains. Belajar di dua universitas di dua negara berarti kamu memiliki koneksi yang berlipat Penutup Kuliah dengan Beasiswa Double degree Sudah Bukan Mimpi Lagi - Anda pasti sudah familiar dengan pepatah "Kejarlah ilmu sampai ke negeri China". Pepatah tersebut mengajarkan kepada kita bahwa mengenyam pendidikan itu penting. Ilmu yang kita dapat selama kita belajar dari tingkat rendah sampai ke jenjang perguruan tinggi. Misalnyasaja untuk anda yang mengambil program kuliah double degree di bidang sains, maka anda juga berhak untuk mendapatkan gelar sarjana luar negeri seperti B.Sc atau Bachelor of Science. Dengan memiliki pengalaman kuliah di luar dan juga dalam negeri tentu saja anda akan mendapatkan materi kuliah dan juga pembahasan yang berbeda-beda pJSfqxX. I embarked on my university adventure in 2015 wide-eyed and full of eagerness. I was confident that I was studying the right degree for me – a Bachelor of Business/ Bachelor of Media & Communication. I had plans for my future and this double degree was going to help me achieve those goals – wasn’t it? After finishing semester 1 of 2015 I had serious doubts as to whether this double degree was for me. The workload or juggling two sets of sometimes vastly different subjects was not the issue. I couldn’t help but feel that I wasn’t totally happy. The latter of the two degrees didn’t excite me at all, I had little motivation to complete assignments or go to lectures/tutorials. I had heard that first-year subjects can tend to be a little unappealing and broad – but I wasn’t feeling like this in regards to my business units. After some thought and lots of discussion with those close to me, I decided to finish the year and then revisit the issue. Fast forward to November 2015 and I was sure that this double degree combination wasn’t for me. It was still hard to let go’ of Media & Communication, after all, I had invested one whole year into the degree, however, I applied to change to a sole business degree. This change was approved in January of this year and I can tell you that it was a welcome relief. I feel immensely better going into Semester 1 and am positive that I can now invest everything into this degree in order to get the most out of my university experience as a whole. If you feel you’re being faced with the same dilemma here is a guide that I promise will help. Ask yourself Am I equally as excited by both degrees? Can I seriously see myself combining these degrees in the future to benefit me? Where do I see myself going? Talk to someone Whether it is a family member or someone from the university, they are all there to help! It’s amazing how valuable being able to flesh it all out’ is! Talk to someone who you can bounce ideas off and who is able to give you sound guidance – it’s beyond helpful! Don’t get stressed! Whilst this is easy to say and not always easy to do try to remain calm and logical whilst making your decision. Lastly, just remember that whilst this is a big decision that could affect your future it’s not irreversible! You can always choose to return to a double degree or you might want to consider gaining credit for the units you did complete as electives. All in all, try not to put too much pressure and make the most of university! You’ve got this! Ashleigh Bachelor of Business Public Relations, Marketing Pernah dengar Program Double Degree? Mungkin kamu pernah mendengarnya saat mencari informasi kuliah. Menarik perhatianmu? Sepertinya tidak. Kata double’ pada namanya saja sudah tidak menarik minat kamu. Susah, berat, repot, dan asumsi lainnya ada di pikiranmu saat mendengarnya. Bahkan ada juga yang berkomentar demikian. “Boro-boro Double Degree, single degree aja kayaknya udah berat banget buat aku”. Eits, jangan menilai buku dari sampulnya ya. Mari kita lirik dulu, siapa tahu program ini cocok buatmu. Yakin Double Degree itu susah, berat, dan merepotkan? Sepertinya kamu belum tahu betul tentang Double Degree. Double Degree adalah program penyelenggaraan kegiatan antar perguruan tinggi baik antar perguruan tinggi dalam negeri atau antara perguruan tinggi dalam negeri dengan pergururan tinggi luar negeri. Keberadaan program ini sudah diakui oleh pemerintah lho! Dibuktikan pada Permendikbud No. 14 tahun 2014 tentang Kerja Sama Perguruan Tinggi di Indonesia. Pada Permendikbud Permendikbud No. 14 tahun 2014 dinyatakan bahwa terdapat dua jenis kerja sama perguruan tinggi, yaitu Program Gelar Bersama Joint Degree dan Program Gelar Ganda Double Degree. Joint Degree menghasilkan satu gelar pada program studi yang sama serta jenjang yang sama, sedangkan Double Degree menghasilkan dua gelar. Progam Double Degree sendiri juga memiliki dua jenis program di dalamnya, yaitu Double Degree Reguler dan Double Degree Akselerasi. Apa itu Double Degree Reguler dan Double Degree Akselerasi? Double Degree Reguler adalah sebuah program yang memfasilitasi mereka yang ingin kuliah S1 pada dua program studi yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Contohnya, kuliah S1 dengan mengambil Jurusan Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris, sehingga setelah lulus bisa memiliki gelar SS sekaligus Adapun Double Degree Akselerasi adalah program yang memfasilitasi mereka yang ingin menyelesaikan kuliah S1 dan S2 pada program studi yang sama dalam waktu yang lebih cepat. Contohnya, kuliah S1 dan S2 di bidang Sastra Inggris dan menyelesaikan kedua program itu dalam waktu 5 tahun, 1 tahun lebih cepat dibandingkan mereka yang kuliah S1 dan S2 Sastra Inggris tanpa melalui Program Double Degree Akselerasi. Yang Harus Diketahui Sebelum Memutuskan Kuliah Double Degree Ilustrasi oleh gustavofrazao dari Getty Images Pro / Canva Pro Meskipun program kerja sama perguruan tinggi baik Joint Degree atau Double Degree sudah diakui pemerintah, namun program ini tidak dapat diterapkan begitu saja di semua perguruan tinggi. Penerapan Double Degree, perguruan tinggi dalam negeri harus mengikuti ketentuan-ketentuan serta tata cara yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai kepastian hukum atas studi yang akan kamu tempuh. Tentu kamu tidak mau kan sudah menjalani program Double Degree dengan susah payah, eh ternyata ijazahmu dianggap abal-abal. Jadi, bagi kamu yang tertarik mengikuti program ini, kamu juga perlu melakukan riset lebih lanjut ya mengenai Program Double Degree yang akan kamu tempuh di perguruan tinggi. Menentukan perguruan tinggi yang akan dituju memang sangat krusial bagi kamu yang akan menjajaki dunia perkuliahan. Terlebih lagi jika kamu ingin mengambil Program Double Degree. Maka dari itu, pertimbangkan matang-matang ya pilihanmu. Kumpulkan informasi yang kamu perlukan sebagai bahan pertimbangan, lalu pastikan kamu yakin atas pilihanmu sendiri ya! Biar nggak setengah hati gitu menjalaninya. Apa sih informasi yang kamu perlu kumpulkan? Ada dua informasi yang kamu butuhkan. Pertama, perguruan tinggi yang mengadakan Program Double Degree. Kedua, detail Program Double Degree yang diadakan. Informasi tersebut akan membantumu dalam menentukan keputusan. Perguruan tinggi yang mengadakan Program Double Degree tentunya tidak sembarangan. Maksudnya, perguruan tinggi dengan Program Double Degree mesti mengikuti ketentuan-ketentuan pemerintah. Bahkan, pemerintah juga mengawasi pelaksanaan Double Degree. Dalam ketentuan tersebut perguruan tinggi yang mengadakan Double Degree pasti sudah memiliki kejelasan mengenai rekanan perguruan tinggi dan kurikulum Program Double Degree tersebut. Pastikan kamu mengetahui informasi tersebut ya. Informasi yang perlu kamu dapatkan berikutnya adalah detail dari Program Double Degree. Double Degree seperti apa sih yang diterapkan di perguruan tinggi tersebut? Apa saja bidang studi yang tersedia? Bagaimana alur pelaksanaan program Double Degree tersebut? Apa saja yang akan kamu dapatkan setelah menyelesaikan studi? Bagaimana rincian pembiayaannya? Pastikan detail informasi yang kamu kumpulkan setidaknya dapat menjawab pertanyaan di atas. Informasi sudah terkumpul, waktunya pertimbangan. Berdasarkan informasi yang kamu kumpulkan, apakah kamu tertarik untuk mengambil studi dengan program Double Degree? Jika kamu tertarik, mari perdalam ketertarikanmu dengan mengetahui seluk beluk Double Degree secara praktikal. Dalam menentukan keputusan, kita perlu mempertimbangkan baik buruknya kemungkinan dari pilihan yang ada. Satu hal yang pasti adalah setiap pilihan pasti memiliki sisi baik dan sisi buruk masing-masing. Jadi, pilihan kamu tergantung prioritas dan tujuan kamu sendiri ya. Seperti halnya kamu yang tertarik untuk mengikuti Program Double Degree. Kamu perlu tahu dong seluk beluk Double Degree. Mungkin kamu juga perlu mengkomparasinya dengan program perguruan tinggi lainnya juga. Mari kita kupas satu per satu. Sebagaimana yang sudah dibahas di bagian sebelumnya, Program Double Degree memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu Gelar Ganda Reguler dan Gelar Ganda Akselerasi. Karena pengertian keduanya sudah dibahas di bagian sebelumnya, maka tidak perlu mengulanginya lagi di bagian ini. Dari kedua program tersebut, mana yang harus dipilih? Tergantung keinginanmu. Jika kamu ingin menekuni dua program studi berbeda di jenjang S1, silakan pilih jenis yang pertama. Jika kamu memprioritaskan waktu studi dan ingin menyelesaikan program sarjana dan pascasarjana dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, silakan jenis yang kedua. Adapun jika kamu akhirnya memilih mengikuti single degree, sebagaimana mahasiswa pada umumnya, maka tidak mengapa. Kembali lagi, semua pilihan tergantung tujuan dan minat kamu ya. Pengalaman Kuliah Double Degree Susah nggak sih Double Degree? Sanggup nggak ya? Secara nggak langsung, pasti kamu terpikir hal ini. Mari kita cari kebenerannya pada subjek yang mengalaminya langsung, yaitu penulis. Menurut pengalaman penulis, Double Degree itu penuh dengan suka duka. Jika ada yang alih-alih mengatakan Double Degree nggak berat kok dalam rangka membujuk kamu, jangan percaya sepenuhnya. Studi Double Degree memang lebih berat kok jika dibandingkan studi di perguruan tinggi reguler. Beban yang dipikul pastinya lebih banyak, tetapi usaha lebih yang dilakukan juga bernilai lebih lho. Bagaimana Double Degree bisa bernilai lebih? Mari kita melihat ini dengan pandangan ke depan. Melalui Doube Degree Akselerasi, kamu dapat mempersingkat waktu studimu. Insya Allah, kamu bisa lebih cepat bekerja dengan mengantongi dua jenjang sekaligus. Perusahaan yang akan mempekerjakanmu pasti memberi nilai lebih padamu. Selain dua tingkat gelar yang kamu dapatkan, kesanggupanmu menyelesaikan studi dua tingkatmu patut diacungi jempol lho. Double Degree Reguler juga memiliki nilai lebih lho. Dengan lulus dari dua program studi yang berbeda, maka kamu dianggap memiliki kemampuan di dua bidang berbeda. Tentu kamu akan memiliki peluang lebih ketika mencari pekerjaan karena perusahaan akan lebih diuntungkan dengan merekrutmu. Perusahaan kemungkinan akan lebih memilih satu orang dengan dua kemampuan yang dikuasai daripada dua orang dengan kemampuan pada bidang yang berbeda. Disitulah keunggulan kamu dari yang lain jika kamu mengambil Double Degree Reguler. Seperti yang telah penulis tekankan sebelumnya, semua pilihan tergantung prioritas dan tujuan kamu. Jika dalam peribahasa, program Double Degree ini layaknya berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian. Double Degree mengharuskanmu bersusah payah dahulu dalam menanggung beban yang berat, bahkan lebih berat dari umumnya, demi mencapai keberhasilan dengan nilai lebih yang kamu dapatkan. Apapun pilihan yang kamu ambil, pertimbangkan pilihanmu dengan matang ya. Kamu juga perlu meyakinkan dirimu atas pilihan tersebut. Selanjutnya, pasrahkan pilihanmu pada Yang Kuasa karena manusia hanya bisa merencanakan, sedangkan kehendak-Nya lah yang menentukan. Selamat berjuang Calon Mahasiswa! Sumber RujukanPengalaman pribadi dan Naskah Akademik Penyelenggaraan Program Kerja Sama Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Perguruan Tinggi atau Lembaga Lain di Dalam atau Luar dan di Luar Negeri